Jika
dilihat dengan kasat mata sepertinya 2 fluida yang sangat berperan penting pada
piranti pendingin ruangan ini tidak ada bedanya.
Sejak
digulirkan isu ramah lingkungan, refrigerant jenis R12 untuk mobil semakin
dibatasi penggunaannya. Nah untuk penggantinya disediakan refrigerant jenis
R134a yang lebih ramah lingkungan karena tidak merusak lapisan ozon.
Untuk
membedakan kedua jenis refrigerant ini gampang-gampang susah, makanya banyak
masyarakat yang tidak mengetahui kalau piranti ACnya menggunakan refrigerant
R12, nah untuk membedakannya bisa melalui cara berikut:
Pertama
bisa diterka dari namanya. refigerant R12 atau lebih dikenal dengan CFC
(chlorofluorocarbon) memiliki nama resmi dichlorodifluoromethane sedangkan
rumus kimianya CCI2F2.Beda dengan R134a atau Hidrofluorocarbon, memiliki nama
resmi tetrafluoroethane dengan rumus kimia CF3CH2F.
Kedua,
kita bisa melihat melihat wara tabung refrigerant saat melakukan penggantian
refrigerant di bengkel. Tabung refrigerant R134a berwarna hijau muda sedangkan
jenis R12 berwarna putih.
Ketiga,
bisa menggunakan alat yang bernama SPX Robinair Refrigerant Identifier. Alat
ini bisa secara langsung membedakan jenis refrigerant
Keempat,
masyarakat dapat melihat dari harga refrigerant. Refrigerant R134a yang asli
memiliki harga berkisar Rp. 250.000 an, sedangkan jika mendapati refrigerant
dengan harga Rp. 90.000 an berarti produk oplosan. Nah tinggal masyarakat aja
yang memilih, mau murah tetapi tidak ramah lingkungan, atau harga yang relatif
untuk yang ramah lingkungan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar