untuk
mengetahui perbedaan antara mesin diesel dan mesin bensin harus kita mulai
dengan memahami proses pembakaran yang digunakan oleh kedua jenis mesin ini.
Mesin
diesel dan mesin bensin sama-sama bekerja dengan pembakaran internal dan
menggunakan piston untuk menciptakan energi mekanik. Namun, apa yang terjadi di
dalam silinder mesin merupakan kunci perbedaan cara kerja dan efisiensi kedua
jenis mesin.
Pada
mesin bensin, bahan bakar dicampur dengan udara, kemudian dikompresi oleh
piston, di mana kemudian terbakar dengan bantuan percikan api dari busi. Bahan
bakar dan udara yang terbakar kemudian melepaskan energi yang digunakan untuk
mendorong piston.
Sedangkan
mesin diesel menggunakan proses yang sedikit berbeda untuk menghasilkan energi
mekanik. Saat piston naik dalam silinder, udara dalam silinder turut terkompresi.
Seiring tekanan semakin besar, suhu udara dalam silinder meningkat secara
drastis. Pembakaran terjadi ketika solar disemprotkan melalui nozzle injector
ke dalam udara panas bertekanan tinggi di dalam silinder. Solar akan langsung
terbakar oleh udara panas dan gas pembakaran memaksa piston kembali turun dari
silinder untuk menggerakkan kendaraan.
Mesin
diesel tidak memerlukan busi karena solar dapat terbakar dengan sendirinya saat
berada dalam silinder dengan udara panas dan bertekanan tinggi. Tidak diperlukannya
busi merupakan perbedaan utama antara mesin diesel dan mesin bensin. Mesin
diesel dan mesin bensin juga berbeda dalam hal keawetannya. Berikut perbedaan
lainya:
Mesin Diesel:
Mesin Diesel:
·
bahan bakar solar
·
getaran mesin besar
·
metode pemberian bahan bakar dengan
pompa bahan bakar dan pengabut
·
metode pengapian sendiri
·
bentuk ruang bakar cukup rumit
·
pembentukan campuran terjadi setelah
kompresi
·
perbandingan kompresi 15-30 kg/ cm 2
·
proses pembakaran adalah proses sabathe
Mesin Bensin:
·
bahan bakar yang digunakan adalah bensin
·
getaran mesin halus
·
metode pemberian bahan bakar menggunakan
kalburator
·
metode pengapian dengan loncatan bunga
api listrik sederhana
·
bentuk ruang bakar sederhana
·
pembentukan campuran terjadi sebelum
kompresi
·
perbandingan kompresi 6-12 kg/cm2
·
proses pempakaran adalah proses otto
Sistem Penyalaan:
sistem penyalaan motor diesel terdiri
atas:
·
pengabut (injection nozzle)
·
pompa bahan bakar ( fuel injection pump)
·
pengaturan pompa bahan bakar (governor
pump)
·
saringan bahan bakar (fuel filter)
·
katup pembebas ( rellief valve)
·
pompa peminda bahan bakar ( fuel service
tank)
·
tangki bahan bakar (fuel service tank)
·
pipa-pipa aliran bahan bakar (fuel pipe
lines)
Sistem penyalaan motor bensin:
·
baterai
·
coil pengapian
·
distributor (alat pembagi)
·
platina dan kondensor
·
kabel-kabel busi
·
busi
·
kunci kontak
Adapun keuntungan dan
kerugian mesin diesel dan mesin bensin adalah sebagai berikut:
keuntungan motor diesel:
keuntungan motor diesel:
1.
bahan bakar lebih murah , sehinggah
menghemat biaya operasi disamping itu daya guna panas lebih baik
2.
bahaya kebakaran agak kurang,disebabkan
titik nyala solar 80 derajat selsius
3.
gas buang tidak beracun
4.
tenaga yang dihasilkan lebih besar
disebabkan perbandingan kompresi lebih tinggi
kerugian motor diesel:
1.
pompa penekanan bahan bakar harganya
mahal dan memerlukan pemeliharaan yang teliti
2.
sistem pengabut memerlukan pemeliharaan
yang teratur
3.
getaran mesin lebih besar sebab tekanan
pembakaran maksimum dua kali lebih besar dari pada motor bensin.
4.
karena tekanan kompresi yang tinggi maka
dibutuhkan tenaga stater dengan batere yang lebih besar agar dapat memutarkan
motor.
5.
biaya pemeliharaan mesin lebih mahal
dibandingkan motor bensin
keuntungan mesin bensin:
1.
hasil pembakaran atau kompresi sangat
bersih sehinggah tidak menyebabkan polusi
2.
getaran mesin lebih halus
3.
biaya pemeliharaan lebih mura
kerugian mesin bensin:
1.
kabulator muda banjir
2.
bahan bakar bensin lama-lama bisa kotor
didalam tangki
3.
busi sering basah bila karburator banjir
4.
sifat bahan bakar bensin lebih mudah
terbakar
Tidak ada komentar:
Posting Komentar