Tower Crane
Tower
crane adalah alat angkut barang yang biasanya sering digunakan pada pembangunan
gedung gedung bertingkat semisal perkantoran ,apartement,sekolah dan lain lain.
Prinsip kerja tower crane
berdasarkan
kekuatan mesin (genset), keseimbangan beban, momen dan tegangan tarik
kabel, serta sifatnya dapat berputar 360 derajat. Pada prinsipnya, tower
crane merupakan pesawat pengangkat dan pengangkut yang memiliki mekanisme
gerakan yang cukup lengkap yakni : kemampuan mengangkat muatan (lifting) menggeser
(trolleying), menahannya tetap di atas bila diperlukan dan membawa
muatan ke tempat yang ditentukan (slewing dan travelling).
Operasi kerja yang identik dan muatan yang seragam yang diangkutnya,
memungkinkan fasilitas transport dilakukan secara otomatis. Bukan hanya untuk
memindahkan, melainkan juga untuk proses bongkar muatan. Tower crane mampu
menjangkau tempat yang jauh, mempunyai kapasitas angkut yang besar, dan dapat
diatur mengikuti ketinggian bangunan.
Bagian-Bagian
Tower Crane
Sebuah tower crane setidaknya terdiri dari 3 bagian:
1.
Pondasi
Bagian ini berfungsi meneruskan beban
dari tower crane ke tanah keras dan sebagai penahan agar tower crane tidak
jatuh. Pada bagian inilah kaki tower crane dibaut pada pondasi beton yang masif
dan besar.
2.
Tiang/standard section
Bagian ini merupakan bagian vertikal
dari tower crane yang bisa terus tumbuh seiring dengan kebutuhan proyek. Pada
bagian ini terdapat tangga vertikal yang dibagi per section yang nantinya akan
digunakan oleh operator untuk naik ke atas.
3.
Unit yang berputar
Bagian ini terdiri dari 3 bagian:
a.
Horizontal jib
Horizontal jib adalah bagian horizontal dari
sebuah tower crane yang panjang dan berfungsi sebagai bagian pengangkat beban.
Disebut pula sebagai hoisting jib atau working jib.
b.
Machinery jib
Pada bagian inilah terdapat motor
penggerak tower crane, alat elektronik dan sebuah beton masif yang berfungsi sebagai
counter balance. Oleh karena itu sering pula disebut counter balance jib.
c.
Operator’s cab
Tempat dimana operator bekerja. Cab ini haruslah memiliki jendela
besar untuk memastikan operator memiliki pandangan penuh terhadap lokasi
konstruksi. Mengingat letaknya yang tinggi, cab ini juga sebaiknya dilengkapi
dengan AC dan perlengkapan lainnya.
Berapa
besar beban yang mampu diangkat sebuah tower crane
Tipikal tower crane memiliki spesifikasi
sebagai berikut:
- Tinggi maksimum berdiri sendiri – 265 kaki (80 meter)
Tower crane bisa saja memiliki tinggi
lebih dari 80 meter hanya jika tower crane dipegang/digantungkan pada bangunan
sehingga bisa tumbuh seiring dengan bertambah tingginya bangunan proyek
- Jangkauan maksimum – 230 kaki (70 meter)
- Daya angkat maksimum – 18 metric ton, 300 tonne-meter
- Counterweight – 20 ton
Daya angkat maksimum tower crane adalah
18 ton tetapi tower crane tidak boleh mengangkat beban sebesar itu pada ujung
terjauh jib nya. Semakin dekat posisi beban yang diangkat dengan tiang tower
crane, semakin besar beban yang dapat diangkat dengan aman. Oleh karena itu
pembebanan tower crane mengikuti prinsip 300 tonne-meter. Maksudnya apabila
beban berada sejauh 30 meter dari tiang, maka beban yang diperbolehkan sebesar
10 ton. Apabila beban berada sejauh 50 meter, maka beban yang diperbolehkan
sebesar 6 ton.
Tower crane dilengkapi dengan dua tombol limit untuk
memastikan operator tidak mengangkat beban berlebih:
- Tombol beban maksimum memonitor tarikan pada kabel dan memastikan beban tidak melebihi 18 ton
- Tombol momen beban memastikan operator tidak melebihi prinsip tone-meter ketika beban digerakkan pada jib.
Mengapa
tower crane tidak jatuh?
Elemen pertama yang memastikan
stabilitas tower crane adalah pondasi beton besar yang telah dicor terlebih
dahulu. Pondasi ini biasanya memiliki ukuran 10 x 10 x 1.3 meter (tapi
tergantung pula tipe tower crane yang akan digunakan). Ada pula tipe tower crane
yang mampu menghemat beton pondasi dengan memiliki 4 pondasi yang lebih kecil
yang akan mendukung beban dari masing-masing kaki tower crane. Baut besar
tertanam di dalam pondasi ini.










Tidak ada komentar:
Posting Komentar